Pasti banyak yang pernah merasakan mencium aroma yang mengingatkan kita terhadap suatu kejadian, suatu benda atau bahkan seseorang. Aroma tersebut tidak hanya mengingatkan kita terhadap sesuatu, terkadang juga membawa bersama perasaan terhadap si pemilik aroma tersebut. Seperti ketika kita mencium aroma masakan ibu, kita langsung teringat terhadap ibu dan bahkan bersama perasaan kasih kita terhadap ibu. Aroma tersebut dapat membawa perasaan tenang dan kasih sayang secara tidak langsung. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga membawa perasaan buruk, seperti trauma dalam suatu kecelakaan yang ketika kita mencium bau darah akan membawa memori yang mengingatkan kita terhadap kejadian tersebut bahkan dengan membawa perasaan tidak tenang dan resah bahkan ketakutan yang luar biasa.
Hal tersebut dapat dijelaskan melalui Ilmu Psikologi, menurut Tara De Thouars seorang Psikolog Klinis yang saya baca dari CNN Indonesia, bahwa aroma atau wewangingan memiliki pengaruh yang amat kuat terhadap memori. Hal ini disebabkan karena indra penciuman adalah satu-satunya indra yang paling dekat dengan memori dan emosi. Hal yang menakjubkannya lagi, efek kenangan yang dibawa oleh aroma ini tidak memiliki batasan waktu yang berarti kita dapat mengingat suatu memori yang melibatkan suatu aroma sepanjang hidup kita, mungkin tergantung seberapa besar kita mengingat aroma dan seberapa berpengaruh aroma tersebut terhadap memori kita. Tara juga menambahkan bahwa aroma sering digunakan sebelum ujian sehingga otak dapat lebih mudah mengingat termasuk menggunakan aroma terapi.
Pernyataan diatas juga dapat dikuatka dengan penyelidikan dalam suatu jurnal oleh ahli saraf dari Ruhr-Universitat Bochum tentang area otak yang betanggung jawab untuk menyimpan aroma di ingatan jangka panjang. Diketahui bahwa Korteks Piriform mampu menyimpan ingatan penciuman di memori jangka pendek. Lalu bagaimana dengan memori jangka panjang? Korteks Piriform dapat menyimpan memori jangka panjang dengan menjadi arsip tetapi dibutuhkan dukungan dari Korteks Orbitofrontal, yang berfungsi untuk merespon rangsangan dari panca indra dan menentukan suatu peristiwa disimpan dalam memori jangka panjang. Sehingga inilah alasan mengapa aroma dapat membawa kembali memori atau kenangan bahkan bersama perasaannya.
Komentar
Posting Komentar